Kenapa
tertawa itu sehat adalah karena tertawa itu memliki daya kesembuhan berbagai
penyakit, baik itu penyakit fisik maupun psikis. Dengan tertawa pikiran atau
tubuh kita akan merasa nyaman, mengurangi beban, mengilhami harapan,
menghubungkan kita dengan orang lain, serta membuat kita fokus, dan waspada.
Berawal dari kondisi psikis kita yang buruk maka akan menimbulkan penyakit bagi tubuh kita, begitu juga sebaliknya. Pernahkah Anda menjenguk kerabat atau sahabat Anda yang sedang sakit kemudian mengajak dia ikut tertawa bersama Anda. Yang sering terjadi adalah suasana serius yang berusaha kita tunjukan tanpa berani menguarkan canda tawa atau gurauan karena takut kita dianggap tidak berempati terhadap penyakit yang diderita atau mengganggu pasien lain.
Kejadian tersebut diatas tidak akan selalu terjadi apabila Anda, pasien dan orang-orang disekitar Anda memiliki pengetahuan tentang kemampuan tertawa untuk menyembuhkan dan berpedoman pada slogan tertawa itu sehat. Bagi pasien-pasien penderita kanker, untuk menemukan rasa humor mungkin hal yang serius dan sulit. Padahal terapi tawa dapat digunakan sebagai obat kanker. Tawa dapat menjadi obat bagi pasien karena mendatangkan kebahagiaan, terlebih-lebih jika Anda dapat membawakan cerita humor, gambar lucu atau pantun jenaka bagi penderita sakit.
Tertawa itu sehat dan dapat membawa kesembuhan. Untuk memperkuat kalimat tersebut, berikut beberapa fakta hasil penelitian tentang sejumlah manfaat dari tertawa:
-Tertawa mendorong sistem imunitas tubuh dan memperbaiki sistem sirkulasi dalam tubuh.
- Meningkatkan kemampuan tubuh menyerap oksigen.
- Menstimulasi kerja hati dan paru-paru.
- Membuat otot jadi rileks.
- Mendorong tubuh mengeluarkan endorfin. Hormon yang berperan sebagai pereda rasa sakit.
- Menyeimbangkan tekanan darah.
- Memperbaiki fungsi mental seperti meningkatkan kesadaran, memori, dan kreativitas.
Dari riset tentang berbagai manfaat tertawa diatas memang dapat disimpulkan bahwa tertawa memiliki daya sembuh yang tak bisa kita remehkan. http://anomiemine.blogspot.com
Berawal dari kondisi psikis kita yang buruk maka akan menimbulkan penyakit bagi tubuh kita, begitu juga sebaliknya. Pernahkah Anda menjenguk kerabat atau sahabat Anda yang sedang sakit kemudian mengajak dia ikut tertawa bersama Anda. Yang sering terjadi adalah suasana serius yang berusaha kita tunjukan tanpa berani menguarkan canda tawa atau gurauan karena takut kita dianggap tidak berempati terhadap penyakit yang diderita atau mengganggu pasien lain.
Kejadian tersebut diatas tidak akan selalu terjadi apabila Anda, pasien dan orang-orang disekitar Anda memiliki pengetahuan tentang kemampuan tertawa untuk menyembuhkan dan berpedoman pada slogan tertawa itu sehat. Bagi pasien-pasien penderita kanker, untuk menemukan rasa humor mungkin hal yang serius dan sulit. Padahal terapi tawa dapat digunakan sebagai obat kanker. Tawa dapat menjadi obat bagi pasien karena mendatangkan kebahagiaan, terlebih-lebih jika Anda dapat membawakan cerita humor, gambar lucu atau pantun jenaka bagi penderita sakit.
Tertawa itu sehat dan dapat membawa kesembuhan. Untuk memperkuat kalimat tersebut, berikut beberapa fakta hasil penelitian tentang sejumlah manfaat dari tertawa:
-Tertawa mendorong sistem imunitas tubuh dan memperbaiki sistem sirkulasi dalam tubuh.
- Meningkatkan kemampuan tubuh menyerap oksigen.
- Menstimulasi kerja hati dan paru-paru.
- Membuat otot jadi rileks.
- Mendorong tubuh mengeluarkan endorfin. Hormon yang berperan sebagai pereda rasa sakit.
- Menyeimbangkan tekanan darah.
- Memperbaiki fungsi mental seperti meningkatkan kesadaran, memori, dan kreativitas.
Dari riset tentang berbagai manfaat tertawa diatas memang dapat disimpulkan bahwa tertawa memiliki daya sembuh yang tak bisa kita remehkan. http://anomiemine.blogspot.com
Gembala
Kambing
By: (lia_tarq)
Suatu hari, Fulan berpapasan dengan
seorang gembala dengan kambingnya.
Fulan bertanya dengan takjub
Fulan : "Pak, boleh nanya nih?"
Gembala : "Boleh"
Fulan : "Kambing-kambing bapak sehat sekali,bapak kasih
makan apa?"
Gembala : "yang mana dulu nih? yang hitam atau yang
putih?"
Fulan : "mmmm ...Yang hitam dulu deh...."
Gembala : "oh, kalo yang hitam, dia makannya rumput basah"
Fulan : "ohh...kalo yang putih?"
Gembala : "yang putih juga..."
Fulan : "hmmm...kambing-kambing ini, kuat jalan berapa
kilo pak?"
Gembala : "yang mana dulu nih? yang hitam atau yang
putih?"
Fulan : "mmmm Yang hitam dulu deh...."
Gembala : "oh, kalo yang hitam, 4 km sehari"
Fulan : "kalo yang putih?"
Gembala : "yang putih juga..."
Si Fulan mulai gondok.... :
"kambing ini,menghasilkan banyak bulu ngga pak, pertahunnya?"
Gembala : "yang mana dulu nih? yang hitam atau yang
putih?"
Fulan : "(dengan kesalnya) yang hitam dulu deh..."
Gembala : "oh, yang hitam, banyak...10 kg/th"
Fulan : "kalo yang putih...?"
Gembala : "yang putih juga"
Fulan : "BAPAK KENAPA SIH SELALU NGEBEDAIN KAMBING DUA
INI, KALO JAWABANNYA SAMA???"
Gembala : "oh, gini dik, soalnya yang hitam itu,punya
saya...."
Fulan : "Oh gitu pak, maaf kalo saya emosi... , kalo
yang putih?"
Gembala : "yang putih juga"
Fulan : #$@%!!??

Tidak ada komentar:
Posting Komentar