Sabtu, 18 Mei 2013

:'(




Kangen itu,...
Rindu itu,...
the feel is like,...
Mmmmh....


hard to explain.. >,<




ketika kau terdiam, tak sanggup berkata-kata..
ketika air matamu jatuh, namun kau pun enggan untuk menghapusnya..
fikiran melayang ke suatu objek,objek yang sangat ingin kau rasakan kembali..

kangen itu seperti itu..

kangen rumahh..
kangen orang-orang rumah :'(
mama, papa, kakak.. :'(

rasanya mau pulang saja,
tapi malu tak membawa apa-apa..
belum bisa membawa sesuatu untuk di banggakan..

Di sini.. sepi.. :'(

Jumat, 10 Mei 2013

Laporan Oseanografi Road to Jilid *ngayal haha




Cinta itu seperti air laut, ada pasang dan surutnya..
Ibarat salinitas,  walaupun asin, tapi mempengaruhi laju pertumbuhan, jumlah makanan yg di konsumsi, dan daya kelangsungan hidup..

Cinta itu ibarat suhu, setiap perubahan memiliki implikasi atas ketidaknyaman hingga akhirnya mempengaruhi aktivitas metabolisme..
 

Stress bergulat dengan mesin ketik dan teori laut.. ahaha.. ngerefreshin otak dengan bikin puisi ato apalah namanya :D klo jelek jangan d cela, klo bagus silakan di like :)







Senin, 04 Maret 2013

Man Jadda Wa Jada





Hanya satu pintaku
tuk memandang langit biru
dalam dekap seorang ibu..
Hanya satu pintaku
Tuk bercanda dan tertawa
Di pangkuan seorang ayah..


Ingatan itu tiba-tiba muncul ketika mata ini hendak tuk terpejam. Air mata seketika mengalir deras membasahi bantal tidurku. Lambaian tangan itu, senyuman bahagia itu, dan kecupan yang sangat aku rindukan. Saat dimana tubuh ini kembali berada dalam dekapan mereka, saat dimana tangan ini berada dalam genggaman mereka.



Liburan semester 1 ***
Ketika itu aku berjalan keluar menuju pintu penjemputan. Sorak-sorai para penjemput dan para agen taxi menjadi pemandangan pertama yang aku dapatkan ketika kakiku melangkah keluar dari pintu. Tapi bukan itu yang aku butuhkan. Bukan itu yang ingin aku saksikan. Sepasang wajah teduh yang aku harapkan. Tiba-tiba aku melihat sepasang orang separuh baya berjalan dengan cepat menerobos kerumunan penjemput lainnya, mereka melihat padaku. Bahagia amat dalam, wajah-wajah teduh itu melambaikan tangan kepadaku. “Ayah, ibu.. aku pulang” .

Segera aku mempercepat langkahku. Berat tas di pundakku dan sebuah kardus yang aku tenteng aku bawa dengan begitu riangnya. Tanpa berlama-lama aku berlari ke arah mereka. (Ah, kejadian ini selalu mengundang air mata saat aku mengingatnya T.T ). Ibuku yang sangat aku rindukan memelukku erat dan ayahku memberikan kecupan hangat di kedua pipiku sambil menggenggam tanganku selama berjalan menuju tempat parkir. Sungguh kebahagiaan yang tak terhingga dapat kembali melihat dan bertemu mereka. Sungguh, pelukan dan kecupan itu yang selalu aku mimpikan saat berada di perantauan.


***
Inilah hidup. Inilah hidupku. Jalan yang tidak pernah aku bayangkan sebelumnya. Aku berada jauh dari keluargaku, berada seorang diri di sebuah kota yang belum pernah aku kunjungi sebelumnya. Tapi, inilah hidupku. Aku yakin Allah telah mempunyai rahasia yang indah di balik ini semua. Segala kemudahan dan pencapaian kecilku di sini tak luput dari doa dan dukungan kedua orang tuaku. Syukur yang tak putus-putusnya, Alhamdulillah ya Rabb. Aku dilahirkan dari kedua orang tua yang selalu menyayangiku dan memberiku semangat dalam setiap langkahku. Perhatian yang ketat namun kepercayaan yang penuh menjadi satu alasan kuat bagiku untuk all out dan berusaha melakukan yang terbaik. Tak pernah aku merasa kekurangan ataupun menderita, mereka selalu menempatkan posisi yang membuat aku merasa “mereka ada di sini, mereka selalu bersamaku”. Sehingga kesendirian yang nyata tidak begitu aku rasakan dengan semangat untuk membanggakan mereka.

Ayah, ibu.. seberapa besar perjuangan yang aku lakukan dan keberhasilan yang akan aku raih kelak jika Allah menghendaki aku tahu tidak akan pernah menyamai bahkan tidak akan mendekati besar pengorbanan yang telah kalian berikan padaku. Namun semoga Allah mengijinkan aku mempersembahkan yang terbaik kepada kalian. Aku akan membuat kalian bersyukur telah melahirkanku dan kelak aku pun akan mendengar kalian berkata kepada orang-orang “itu adalah anakku.”  Thank you and I love you so much Mom and Dad ^.^   

Rabu, 23 Januari 2013

One Direction - Little Things


Your hand fits in mine
Like it's made just for me
But bear this in mind
It was meant to be
And I'm joining up the dots
With the freckles on your cheeks
And it all makes sense to me

I know you've never loved
The crinkles by your eyes when you smile
You've never loved
Your stomach or your thighs
The dimples in your back at the bottom of your spine


But I'll love them endlessly


I won't let these little things slip out of my mouth
But if I do, it's you,
Oh it's you,
They add up to
I'm in love with you,
And all these little things


You can't go to bed,
Without a cup of tea,
And maybe that's the reason
That you talk, in your sleep
And all those conversations
Are the secrets that I keep
Though it makes no sense to me


I know you've never loved the sound of your voice on tape
You never want to know how much you weigh
You still have to squeeze into your jeans
But,


You're perfect to me


I won't let these little things slip out of my mouth
But if it's true,
It's you, It's you,
They add up to
I'm in love with you,
And all these little things

You'll never love yourself
Half as much as I love you
You'll never treat yourself right, darlin'
But I want you to,
If I let you know, I'm here for you,
Maybe you'll love yourself,
Like I love you
Oh


And I've just let these little things
Slip, out of my mouth,
'Cause it's you, oh it's you,
It's you,
They add up to
And I'm in love with you,
And all these little things,


I won't let these little things
Slip, out of my mouth,
But if it's true,
It's you, it's you,
They add up to,
I'm in love with you,
And all your little things

Sabtu, 19 Januari 2013

Tugas Paper All About Abalone



Struktur dan Fungsi Organ, Sistem Reproduksi Serta
Sistem Pencernaan pada Abalone

            Kerang abalone adalah kerang siput yang unik, memiliki cangkang tunggal dan datar dengan ukuran yang menutupi tubuhnya dan terdapat satu baris lubang sepanjang salah satu sisi cangkang (sisi kiri). Lubang-lubang tersebut terus ada sepanjang hidup abalone. Ketika mereka tumbuh, lubang baru yang telah terbuat muncul dan mengisi lubang yang lama. Lubang ini digunakan dalam respirasi, sanitasi dan reproduksi dari abalone. Bagian spiral khas cangkang bekicot yang sangat datar pada abalone disebut puncak. Bahkan mungkin sulit untuk melihat spiral ini pada hewan yang lebih tua yang mungkin memiliki organisme lain yang tumbuh di cangkang atau memiliki banyak abrasi pada bagian tubuh tersebut.

  • ·      Cangkang Dalam Abalone 
            Cangkang abalone, pada bagian dalamnya terlihat lubang-lubang yang  terbuka, otot parut (tengah), dan puncak (kanan dan bawah cangkang).
            Abalone melekat pada cangkang mereka secara permanen yakni pada bagian tengah  yang disebut lampiran otot. Beberapa spesies dari abalone menghasilkan bekas luka pada bagian ini. Pertumbuhan cangkang dimulai dalam bentuk larva dan abalone hanya bisa masuk ke cangkang setelah tahap larva mereka selesai. Jika mereka dikeluarkan dari cangkang, mereka masih dapat tetap hidup tanpa mengalami cedera ataupun terluka. Tetapi tidak dapat membuat cangkang baru lagi dan tidak akan bisa  kembali ke cangkang yang lama. Abalone bergantung pada cangkang mereka untuk melindungi diri, Karena seperti yang kita ketahui bahwa binatang yang tidak memiliki cangkang lebih mudah dimangsa oleh predator yang ada di alam dibandingkan dengan binatang yang memiliki cangkang.


  • ·         Kaki Abalone
      Abalone memiliki kaki yang digunakannya untuk berpindah tempat. Kaki tersebut seluruhnya melekat pada tempat mereka berjalan, sangat persis dengan cara siput berjalan.

 


         Pada gambar di atas kita dapat melihat kaki abalone dengan jelas. Kaki tersebut akan menekan tubuh abalone pada kaca atau dimanapun dia berjalan. Anda dapat melihat tepi epipodium lobed dan epipodial tentakel sepanjang tepi kaki.
 Kaki abalone memenuhi sebagian besar ruang yang ada pada cangkang. Kaki abalone merupakan otot yang kuat, luas dan datar. Dengan menggunakan kaki inilah abalone mampu menempel pada lingkungannya (biasanya permukaan berbatu) dan membantunya menjelajah sekitar untuk mencari makanan. Kaki abalone terkenal dengan kekuatannya menempel. Oleh karena itu, para pemburu abalone biasanya membawa alat khusus (besi abalone) untuk mempermudah mereka mengambil abalone.

Organ abalone berada di sekitar otot kaki. Organ tersebut adalah organ pencernaan, pernapasan, peredaran darah dan sistem reproduksi. Kepala dan mulut abalone berada tepat di dekat lubang terbuka yang paling baru terbentuk pada cangkang. Tikungan saluran pencernaan kiri (jika dilihat dari atas), kembali ke puncak (di bawah spiral) dan di sepanjang sisi kiri hingga berakhir di anus. Anus berada tepat di bawah lubang terbuka terakhir dan pada akhir celah di dalam mantel di sisi kiri dari abalone.

  • ·          Kepala 
      
Pada kepala abalone terdapat mulut, sepasang tentakel oral, sepasang mata, dan radula internal. Tentakel oral dapat diperpanjang keluar, tentakel yang berada di bawah cangkang ini berguna untuk merasakan daerah sekitarnya. Berada dekat dari tentakel oral, terdapat sepasang mata abalone yang sensitif terhadap cahaya. Mulut abalone yang letaknya berada ditengah akan ditekan ke bawah menghadap makanan (ganggang) ketika makan, dan radula berguna untuk mengikis potongan makanan. Semua jenis abalone merupakan hewan herbivora, pemakan tumbuhan terutama berbagai jenis ganggang laut.

  • ·         Radula
      Radula seperti rantai mini yang terdiri dari deretan gigi tajam yang saling berkait. Para moluska terus membentuk gigi radula baru seumur hidup mereka. Bahan keras yang digunakan untuk menekan radula di abalone disebut odontophore. Radula berfungsi sebagai alat untuk mengikis makanan sebelum kemudian ditelan oleh abalone.

  • ·         Organ Reproduksi
            Organ reproduksi abalone terlihat di sisi kanan dari abalone berwarna kehijauan. Kaki dan epipodium dari abalone ada pada bagian bawah tangan orang yang memegangnya. Mantel tipis terlihat di bawah cangkang. Abalon pada gambar di samping ini adalah betina.
            Organ ini terletak di saku mantel dan akan membesar dan membengkak ketika hendak pemijahan. Abalone betina memproduksi telur hijau dan organ reproduksi mereka adalah warna kehijauan. Abalone jantan menghasilkan sperma krem ​​dan organ reproduksi mereka berwarna krem. Abalone melakukan pemijahan secara massal. Telur dan sperma yang telah dihasilkan akan meninggalkan organ reproduksi dan melakukan perjalanan melalui saluran kecil menuju ke daerah dekat anus, tepat di bawah lubang terbuka cangkang.

  • ·         Jantung
Jantung abalone berkontraksi secara berkala untuk memompa darah ke seluruh tubuh abalone.
Abalone mengandung darah yang sangat bersih, yang dipompa oleh kontraksi otot jantung. Abalone memiliki sistem peredaran darah yang sederhana. Darah abalone bersirkulasi melalui tubuh dan insang. Dalam oksigen tubuh diambil dari darah oleh sel-sel dan karbon dioksida yang dilepaskan dari sel ke darah. Dalam karbon dioksida insang dilepaskan dari darah ke dalam air dan oksigen yang diambil dari air ke darah. Darah abalone tidak dapat membeku bahkan setelah dipotong. Ini berarti bahwa jika mereka dipotong di alam atau jika penyelam abalone sengaja memotong mereka, mereka akan mati karena kehabisan darah. Kebanyakan penyelam yang mencari abalone tidak akan mengambil abalone langsung dari batu kecuali mereka yakin mereka akan membawanya pulang dan mereka selalu menggunakan besi abalone tumpul untuk mengangkat abalone agar tidak memotong tubuhnya.

  •  Insang
            Insang abalone terletak tepat di belakang kepala, di sisi kiri tubuh, di mana lubang-lubang cangkang berada. Di daerah ini terdapat celah pada mantel yang siap terbuka langsung di bawah cangkang. Jaringan tubuh tersebut ditutupi dengan silia yang mengarahkan ke arah tertentu untuk membuat aliran air konstan dalam, di bawah kepala cangkang, kemudian ke sisi kiri tubuh yakni insang, kemudian melewati anus dan keluar melalui lubang terbuka. Tidak hanya menyediakan air beroksigen bersih untuk insang abalone, tetapi itu juga membuat daerah ini bersih karena membuang limbah dari anus secepatnya. Disaat abalone yang mereproduksi gamet (telur atau sperma), juga akan dicuci di sini dan kemudian keluar melalui lubang-lubang cangkang atau melalui arus pernapasan.

  • ·            Usus
Usus dan rektum dari sisi belakang ke margin depan tubuhnya akan bulat sisi kiri otot adduktor dan kemudian kurva kembali ke sisi depan lagi. Panjang usus adalah 3,27 kali dari shell. Sistem pencernaan dari abalone yang panjang dan rumit, seperti halnya dengan banyak herbivora.

  • ·            Anus
            Anus abalone terletak di ujung celah dalam mantel (yang mengekspos insang). Anus abalone berada langsung di bawah lubang terbuka terakhir dari cangkang. Air yang beredar pada insang abalone keluar secara perlahan ke atas lubang terbuka, kemudian dengan cara seperti itu kotoran abalone terambil.

  • ·         Sistem Saraf
  Sistem saraf abalone berkembang kurang baik. Terdapat empat pasang pusat saraf otak yang terletak disekeliling mulut, rangkaian saraf kaki, pusat saraf usus, rangkaian saraf tepi dan saraf penghubung yang terhubung panjang dan saling silang.

           Pada siang hari atau suasana terang, kerang abalone lebih cenderung bersembunyi di karang-karang dan pada suasana malam atau gelap lebih aktif melakukan gerakan berpindah tempat. Ditinjau dari segi perairan, kehidupan kerang abalone sangat dipengaruhi oleh kualitas air. Secara umum, spesies kerang abalone mempunyai toleransi terhadap suhu air yang berbeda-beda, contoh; H. kamtschatkana dapat hidup dalam air yang lebih dingin sedangkan H. asinina dapat hidup dalam air bersuhu tinggi (300C).
           Penyebaran kerang abalone sangat terbatas. Tidak semua pantai yang berkarang terdapat kerang abalone. Secara umum, kerang abalone tidak ditemukan di daerah estuaria yaitu pertemuan air laut dan tawar yang biasa terjadi di muara sungai. Ini mungkin disebabkan oleh beberapa faktor, diantaranya adanya air tawar sehingga fluktuasi salinitas yang sering terjadi, tingkat kekeruhan air yang lebih tinggi dan kemungkinan juga karena konsentrasi oksigen yang rendah.