Kamis, 15 November 2012

Sebenarnya, kau selalu ada


Senja kini datang lagi
Potret dirimu nampak terlihat lagi
Pagi kulihat kau tersenyum sangat cerah
Malam kulihat kau terlelap bersama bintang
Senyumkah atau air mata ?
Kala ruanganku kosong oleh kebisingan
Tenang, namun hampa
Berfikirku kembali, seperti apakah kau kini
Andai bibirku mampu menjerit, namun tidak.
Mentari esok masih kan datang lagi
Kembali ku mampu menatapmu lagi
Hingga malampun kau kan tetap bersama bintang
Dari sana, kau mampu melihat tempatku

Tidak ada komentar:

Posting Komentar